Tampilkan postingan dengan label Flora. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Flora. Tampilkan semua postingan

Pohon-Pohon yang Sujud di Slope Point

Posted by Jeje Selasa, 01 Oktober 2013 0 komentar


Slope Point adalah titik paling selatan dari pulau South Island, Selandia Baru. Wilayah ini secara konsisten angin barat daya yang kencang dan dingin yang berhembus dari Antartika. Angin di sini sangat intens dan tanpa henti, sehingga membuat pohon-pohon menjadi bengkok, melengkung dan membungkuk selamanya kearah angin bertiup. Slope Point dulunya digunakan untuk peternakan domba, dan kini, selain dari beberapa domba, tidak ada manusia atau hewan lain hidup di bagian paling selatan dari pulau ini. Ada beberapa gubuk kumuh dibangun di bawah lindungan pohonpohon yang bengkok karena angin, namun gubuk-gubuk ini sudah ditinggalkan.


Tebing yang sangat curam langsung turun ke laut di daerah tepi lautnya, jadi sebenarnya nama slope (lereng) tidak benar-benar tepat menggambarkan Slope Point. Pemandangan benar-benar menakjubkan dapat ditemui di pantai berbatu dan tebing sekitarnya. Ada sebuah plang kecil yang menunjukkan jarak ke Khatulistiwa dan Kutub Selatan, dan mercusuar kecil bertenaga surya berdiri di lahan pertanian.

Tidak ada jalan raya untuk menuju ke Slope Point, tetapi dapat dicapai dengan berjalan kaki 20 menit dengan mengikuti rambu-rambu berwarna kuning yang sudah bobrok.











Source
Read More..

Inilah Top 10 Tumbuhan Karnivora

Posted by Jeje Sabtu, 14 September 2013 0 komentar


10.Portuguese sundew (Drosophyllaceae lusitanicum) adalah tanaman asli Portugal, Spanyol dan Maroko, dan merupakan salah satu dari beberapa tanaman karnivora tumbuh di tempat kering, tanah alkalin. Tanaman ini memiliki aroma yang berbeda, yang menarik mangsa serangga di atas. Serangga yang tertangkap oleh lendir yang dikeluarkan oleh kelenjar yang terdapat pada daun. 





http://www.coloradocarnivorousplantsociety.com/Wild_pings_cobras10.jpg

9.Tanaman Cobra atau California pitcher plant (Darlingtonia) ditemukan di utara California dan Oregon, tinggal di rawa dan di air yang mengalir. Daun berbentuk tabung yang tampak seperti kobra dengan daun bercabang. Tidak seperti kendi lain-tumbuhan, daunnya tidak menghasilkan apa pun enzim pencernaan.





http://www.cooltropicalplants.com/image-files/sarracenia-flowers05.jpg

8.North American Pitcher Plant(sarracenia) telah berevolusi saluran untuk menjebak serangga. The saluran juga dapat 1 m (3.3 kaki) panjang. Mereka hidup di rawa-rawa asam di wilayah timur dan selatan Amerika Serikat Kanada. Serangga tertarik oleh nektar seperti sekresi di bibir pitchers, serta kombinasi warna dan aroma. 





7.Mocassin plant or Western Australian pitcher plant (Cephalotus) tinggal di barat daya Australia. Tanaman ini juga memiliki Pitcher, tapi lebih pendek, dengan mulut yang lebih luas, dan ditempatkan lebih berkumpul. 







6.Pitcher Plants (Nepenthes) mungkin memiliki perangkap yang paling spektakuler, bahkan jika di antara yang paling canggih fungsional. Tanaman ini tumbuh dari Madagaskar dan Asia tenggara ke timur laut Australia. 









5.The Venus Fly Trap (Dionaea muscicapula) tinggal di rawa di North dan South Carolina (tenggara Amerika Serikat). Tanaman ini menangkap dan mencerna mangsa binatang (terutama serangga dan arakhnida) dengan perangkap yang dibentuk oleh terminal masing-masing bagian dari tanaman daun. Mekanisme yang terkunci menutup perangkap melibatkan interaksi kompleks antara elastisitas, turgor dan pertumbuhan. 







4.Waterweel plant (Aldrovanda) adalah berkaitan dengan sundews. Satu-satunya spesies, ditemukan di Eropa, Asia, Afrika dan Australia, tinggal di dalam air. Perangkap diatur di sekitar pertengahan, batang mengambang bebas. Perangkap terdiri dari dua lobus yang flip bersama untuk membentuk sebuah snap-trap seperti buku yang terbuka. Perangkap ini, yang memutar sehingga titik bukaan perangkap luar, dibatasi di dalam oleh lapisan yang bagus memicu rambut, menjentikkan tutup sebagai tanggapan terhadap kontak dengan invertebrata air dan perangkap mereka. 







3.Bladderworts (Utricularia dan Polypompholyx), terkait dengan butterworts, mewakili genus terbesar tanaman karnivora (lebih dari 200 jenis), bahkan lebih luas daripada sundews. 





http://www.easycarnivores.co.uk/site/images/stories/plants/ping-grand-plant.jpg

2.Butterworts (Pinguicula) tinggal di tempat-tempat basah di Amerika, Eropa dan utara Asia. Penggunaan tanaman ini lengket, kelenjar daun untuk memikat, menjebak, dan mencerna serangga.





1.Sundews (Drosera) yang diwakili oleh lebih dari 170 spesies. Ini adalah di antara yang paling luas tanaman karnivora, ditemukan di seluruh dunia, di semua benua (kecuali Antartika) dan bahkan di Selandia Baru.

sumber: http://juandry.blogspot.com/2010/01/top-10-tumbuhan-karnivora.html
Read More..

Inilah 6 Tumbuhan Tertua di Dunia

Posted by Jeje Rabu, 11 September 2013 0 komentar
Berapa lamakah usia tumbuhan yang bisa dicapai? Ratusan, ribuan, atau bahkan lebih dari itu? Bila melihat daftar 6 tumbuhan di bawah ini, bisa jadi kita terperangah betapa lamanya mereka bisa bertumbuh dan tetap hidup.



1. Posidonia oceanica




Rumput laut raksasa di Laut Mediterania menduduki peringkat pertama karena berumur 200.000 tahun. Dia berhasil menyalip tanaman Tansania yang selama ini diyakini sebagai yang tertua.



2. Lomatia tasmanica atau Raja Lomatia




Tanaman Tasmania ini diyakini sudah berumur 43.600 tahun. Tanaman ini memiliki daun yang mengkilap dan bunga berwarna merah jambu. Meski punya bunga, tapi tanaman ini tidak menghasilkan buah dan biji. Sejauh ini, hanya satu koloni spesies ini yang diketahui hidup di dunia liar.
 

3. Gaylussacia brachycera atau box huckleberry




Tanaman semak rendah asal Amerika Utara ini satu keluarga dengan blueberry dan tanaman huckleberry lainnya. Usia koloni tanaman ini bisa mencapai umur 13.000 tahun.



4. Larrea tridentata atau creosote bush


 naturesongs.com

Tanaman ini banyak dijumpai di gurun di Amerika seperti Mojave, Sonoran, dan Chihuahuan. Umur tanaman ini bisa mencapai 11.000 tahun. Tanaman ini banyak dipakai untuk keperluan obat herbal.


5. Populus tremuloides atau quaking aspen


ecologyadventure.edublogs.org


Pohon ini bisa tumbuh sampai ketinggian 25 meter. Tanaman ini berasal dari daerah dingin di Amerika Utara. Dia bisa berumur sampai 10.000 tahun.



6. Picea mariana atau black spruce


cartinafinland.fi
 
mv.com

 
Tanaman sejenis cemara yang berasal dari bagian utara Amerika Utara. Tanaman ini bisa mencapai usia 1.800 tahun.


kaskus.us
Read More..

Ternyata Pohon pun Menjerit-jerit Saat Haus

Posted by Jeje 0 komentar
Frekuensi suara yang bisa ditangkap telinga manusia sangat terbatas - sekitar 20 hingga 20.000 Hertz. Karenanya kita tidak pernah tahu bahwa pohon-pohon pun bisa mengeluarkan suara. Seperti misalnya saat haus, jeritan mereka konon sangat menyedihkan, loh.

Para ilmuwan baru-baru ini berhasil menangkap suara pepohonan tersebut. Sebuah tim yang dipimpin fisikawan Prancis, Philippe Marmottant, dari Grenoble University, engklaim bahwa mereka telah membuat rekaman pertama dari pohon yang sedang terengah-engah karena air. Sama seperti manusia yang bersuara saat mereka menghirup udara, pohon juga membuat suara ultrasonik bermunculan.
 
Ilustrasi: Photographer Harri Pekkinen / kuvamyynti.info

Dari mana suara pada pohon muncul? Pohon mengambil air dari tanah melalui sistem akar mereka. Upaya untuk menarik air dan kelembapan ini dari tanah menciptakan gelembung udara.

"Kami bisa melacak artikulasi gelembung, dan apa yang kami temukan adalah mayoritas suara yang didengar terkait dengan gelembung," kata Marmottant.

Para peneliti menggunakan sampel  irisan kayu pohon pinus mati yang diberi banyak hidrogel. Kondisinya dibuat semirip mungkin seperti pohon hidup.

Gel tersebut mulai mengering karena pengaruh lingkungan. Dari sini peneliti mendengarkan kayu yang mulai memunculkan suara. Kebisingan tersebut berasal dari gelembung udara yang naik kemudian menghilang. Proses ini disebut dengan kavitasi.

Kabarnya, mereka sekarang berlomba mencoba dengan peralatan yang mampu mendengarkan suara-suara unik yang diciptakan oleh alam. Bila sudah menjadi kenyataan, suatu saat nanti boleh jadi kita bisa menangkap jutaan tangis dari hutan-hutan yang ditebang oleh manusia-manusia serakah.


Sumber:
tempo
Read More..

Tanaman pun Ternyata Pandai Matematika

Posted by Jeje 0 komentar
Kalau membenci pelajaran matematika, cobalah belajar dari tanaman. Mereka bisa bertumbuh dan bertahan hidup karena pintar berhitung.


Matematika memang sering jadi momok menakutkan. Mungkin, 90 persen dari siswa sekolah paling benci dengan pelajaran penuh angka ini. Saya jadi ingat seorang teman yang berkeringat dingin setiap jam pelajaran matematika datang, apalagi melihat sang guru sudah berdiri di pintu kelas. Karena phobia, teman yang satu ini lebih memilih bolos.

Padahal, siapa pun tahu matematika adalah ilmu yang pasti digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Paling sederhana, lihat saja pedagang di pasar. Boleh jadi di antara mereka ada yang tak pandai membaca, tapi soal berhitung uang bisa saja lebih khatam dibanding kita.

sciencerecorder.com
Soal hitung-menghitung, mengapa kita tak berguru pada tanaman? Selama jutaan tahun, ternyata semua tumbuhan di bumi bisa terus bertumbuh dan mempertahankan hidupnya karena pintar matematika. Hal ini diungkapkan dari hasil penelitian Profesor Martin Howard dari John Innes Centre, Norwich, Inggris.

Bagaimana tanaman mengaplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari? Dalam penelitian yang diterbitkan pada jurnal akses terbuka e-Life, para ilmuwan di John Innes Centre menunjukkan tanaman membuat penyesuaian yang tepat untuk menilai tingkat konsumsi pati mereka.

Saat siang hari, tanaman memroses makanan sendiri dengan menggunakan sinar matahari. Energi dari matahari itu diubah jadi karbondioksida ke dalam gula dan karbohidrat (pati).

Setelah matahari terbenam, tanaman hanya bergantung pada cadangan karbohidrat agar tidak kelaparan. Maka, tanaman pun melakukan perhitungan aritmetika dasar untuk memastikan cadangan pati tercukupi sampai subuh atau berjaga-jaga jika saat tengah malah merasa kelaparan. Sepanjang malam, mekanisme dalam daun mengukur ukuran cadangan pati dan memperkirakan lama pasokan sampai jelang pagi.

Soal informasi waktu malam dan pagi hari pada tanaman didapat dari mekanisme jam internal yang mirip terjadi pada tubuh manusia. Pengelolaan cadangan pati itu diharapkan maksimal 95 persen sampai waktu subuh.


Profesor Martin Howard dan Alison Smith. (Phys)
 
"Perhitungan tepat itu agar tanaman mencegah kelaparan tapi juga membuat penggunaan yang paling efisien dari makanan mereka," kata ahli metabolisme biologi, Profesor Alison Smith.

"Jika cadangan pati digunakan terlalu cepat, tanaman akan kelaparan dan berhenti tumbuh pada malam hari. Jika cadangan yang digunakan terlalu lambat, sebagian pati akan sia-sia," jelasnya lagi, "Kemampuan melakukan perhitungan aritmetika sangat penting bagi pertumbuhan dan produktivitas tanaman."

Ya, tanaman pun harus pintar berhitung guna kelangsungan hidup mereka. Bagaimana dengan kita, mestikah tetap membenci matematika?



Sumber:
viva.
Read More..

Total Tayangan Halaman