Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan

Maschalismos, Ritual Pencegah Roh Gentayangan

Posted by Jeje Selasa, 24 Desember 2013 0 komentar
(Antikepo)-Maschalismos banyak ragamnya sesuai kepercayaan masyarakat setempat di wilayah tertentu. Salah satu metode umum dalam Maschalismos kunoadalah memotong kaki, tangan, telinga, hidung atau bagian tubuh lainnya, lalu bagian-bagian tubuh yang dipotong itu kemudian diikatkan di bawah ketiak.

Maschalismos, Ritual Pencegah Roh Gentayangan
Terkadang Maschalismos dikategorikan lagi sesuai penyebab kematiannya. Misalnya saja di beberapa daerah di Eropa, bila meninggal karena bunuh diri akan dikuburkan dengan tubuh terbalik.  Konon, jaman dulu lebih ekstrim. Sebelum dikubur, hatinya ditancap pancang, atau kepalanya dipotong, lalu diletakkan di antara dua kakinya. Praktek kuno ini juga masih dipraktekkan di banyak daerah di pedalaman Inggris dengan membuat kaki mayat diikat jadi satu begitu juga jari-jarinya.

Lain ladang lain belalang. Suku-suku Indian Amerika akan memotong telapak setiap orang yang tewas terkena petir. Sementara di Afrika, ritual Maschalismos dilakukan dengan  menggorok otot-otot dan sumsum tulang belakang orang mati.

Perlakuan suku Aborigin di Australia terhadap orang yang meninggal tak wajar cukup mengerikan. Tulangnya dipukul dengan tongkat hingga patah dan remuk, lalu diisi dengan batu.

Selain di Negara negara tersebut, Maschalismos juga dilakukan di banyak daerah seluruh dunia, meski dengan cara-cara berbeda. Namun intinya adalah mencegah roh orang mati itu menjadi hidup lagi atau menjadi hantu gentayangan
Bagaimana dengan Indonesia? 
Sumber:
anehdidunia
Read More..

Kisah Proklamasi, "Soekarno-Hatta Tidak Diculik"

Posted by Jeje 0 komentar

Mungkin ada kritikus mengklaim Indonesia bisa merdeka karena memanfaatkan situasi, tapi toh tetap dengan perjuangan dan kematangan prediksi. Dan, kita bisa bangga di mata dunia, bahwa negara ini merdeka dengan berdiri di atas kaki sendiri.
(Antikepo)-Untuk mengingat kembali jalan menuju merdeka, kita lihat lagi kronologisnya berikut ini.

Pada tanggal 6 Agustus 1945 sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima, Jepang (dan disusul bom berikutnya di atas Nagasaki tanggal 9 Agustus) oleh Amerika Serikat yang mulai menurunkan moral semangat tentara Jepang di seluruh dunia.

Sehari kemudian Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI, atau Dokuritsu Junbi Cosakai, berganti nama menjadi PPKI ( Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau disebut juga Dokuritsu Junbi Inkai dalam bahasa Jepang, untuk lebih menegaskan keinginan dan tujuan mencapai kemerdekaan Indonesia.

Soekarno, Hatta selaku pimpinan PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat, 250 km disebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia.

Sementara itu di Indonesia, pada tanggal 10 Agustus 1945, Sutan Syahrirtelah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI, dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang.

Pada tanggal 12 Agustus 1945, Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari, tergantung cara kerja PPKI. Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus.

Saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat, Sutan Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang, karena Jepang setiap saat sudah harus menyerah kepada Sekutu dan demi menghindari perpecahan dalam kubu nasionalis, antara yang anti dan pro Jepang. Hatta menceritakan kepada Syahrir tentang hasil pertemuan di Dalat.
Fakta Terselubung Kisah Proklamasi, "Soekarno-Hatta Tidak Diculik"
Add caption
Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah, danproklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar, dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap. Soekarno mengingatkan Hatta bahwa Syahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan karena itu adalah hak Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Sementara itu Syahrir menganggap PPKI adalah badan buatan Jepang dan proklamasi kemerdekaan oleh PPKI hanya merupakan 'hadiah' dari Jepang.

Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. Sutan Sjahrir, Wikana, Darwis, dan Chaerul Saleh mendengar kabar ini melalui radio BBC. Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut, golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun golongan tua tidak ingin terburu-buru. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi. Konsultasi akan dilakukan dalam bentuk rapat PPKI.

Soekarno dan Hatta mendatangi penguasa militer Jepang (Gunsei) untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningsplein (Medan Merdeka). Tapi kantor tersebut kosong. Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu, Laksamana Muda Maeda, di Jalan Medan Merdeka Utara (Rumah Maeda di Jl Imam Bonjol 1). Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo.

Sepulang dari Maeda, Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 pagi 16 Agustus keesokan harinya di kantor Jalan Pejambon No 2 guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan persiapanProklamasi Kemerdekaan.
Rapat gagal, terlanjur diungsikan.
Pukul 04.00 dinihari, tanggal 16 Agustus 1945, Soekarno dan Hatta oleh sekelompok pemuda dibawa ke Rengasdengklok. Aksi "penculikan" itu sangat mengecewakan Bung Karno, sebagaimana dikemukakan Lasmidjah Hardi (1984:60).

Bung Karno marah dan  kecewa, terutama  karena para pemuda tidak mau mendengarkan pertimbangannya yang sehat. Mereka menganggap perbuatannya itu sebagai tindakan patriotik. Namun, melihat keadaan dan situasi yang panas, Bung Karno tidak mempunyai pilihan lain, kecuali mengikuti kehendak para pemuda untuk dibawa ke tempat yang  mereka tentukan.
Fakta Terselubung Kisah Proklamasi, "Soekarno-Hatta Tidak Diculik"
Pendapat berbeda menurut kesaksian Hatta, yang terjadi sesungguhnya bukanlah penculikan. Para pemuda mengungsikan Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok karena, menurut keterangan Soekarni, tokoh pemuda, pada tengah harinya 15.000 rakyat bersama mahasiswa dan anggota Peta akan menyerbu kota, lalu melucuti tentara Jepang. Langkah itu terpaksa ditempuh karena Soekarno-Hatta tidak mau memproklamasikan kemerdekaan pada hari itu juga.

Ibu Fat dan Guntur, anak sulung Bung Karno, ikut dalam rombongan. Di Rengasdengklok, mereka ditempatkan di dalam asrama Peta, lalu dipindahkan ke sebuah rumah milik tuan tanah Tionghoa. Tunggu punya tunggu, hingga tengah hari tidak terdengar kabar apa-apa soal gerakan rakyat dan Peta di Jakarta.

Malah ada cerita lucu soal para pemuda di tempat “penculikan” itu. Ternyata mereka yang menjaga rumah “tahanan” Soekarno-Hatta sama sekali tak mengenal siapa Soekarni. Begini kesaksian Hatta, “Kira-kira pukul 12.30, aku minta tolong kepada pemuda yang menjaga di muka pintu halaman supaya Soekarni diminta datang. ‘Siapa itu, Tuan?’ katanya. Kuterangkan bahwa yang kami maksud ialah seorang dari pemuda yang mengantar kami ke rumah itu…. Pemuda itu pergi dan kami tertawa saja melihat ia pergi, sebab sebagai ‘pengawal yang bertugas’ ia tidak boleh meninggalkan tempatnya.”

Tidak lama kemudian, Soekarni datang. “Aku bertanya kepada dia, apakah revolusi yang akan bermula pukul 12.00 tengah hari sudah bermula? Apakah 15.000 rakyat yang akan menyerbu kedudukan Jepang bersama-sama mahasiswa dengan Peta sudah masuk kota? Soekarni mengatakan, ia belum mendapat kabar.”

Sekitar satu jam kemudian, Soekarni datang dan mengatakan belum juga mendapat kabar dari Jakarta. Ia pun tidak memperoleh kontak dengan Jakarta. Hatta lalu menyindir, “Kalau begitu, revolusimu sudah gagal. Buat apa kami beristirahat di sini apabila di Jakarta tidak terjadi apa-apa?” Soekarni rupanya belum yakin bahwa revolusi yang direncanakan itu gagal. Ia segera berlalu sebelum Hatta menanyakan apa yang ada dalam pikirannya pada saat itu.

Kabar pasti tentang situasi di Jakarta baru diperoleh setelah kedatangan Mr. Subardjo menjelang magrib, sekitar pukul 18.00. “Ia disuruh Gunseikan untuk mengambil kami semua, membawa kembali ke Jakarta…. Subardjo mengatakan bahwa di Jakarta biasa saja, tidak ada terjadi apa-apa.”

Mr. Subardjo sempat melontarkan protes. Bung Hatta menulis, “Buat apa pemimpin-pemimpin kita berada di sini, sedangkan banyak hal yang harus dibereskan selekas-lekasnya di Jakarta. Atas pertanyaanku, apakah Panitia Persiapan Kemerdekaan jadi berapat tadi pagi, Mr. Subardjo menjawab, ‘Apa yang akan dikerjakan mereka? Saudara-saudara yang mengundang mereka rapat tidak ada, berada di sini?’.”

Tentu saja rapat yang sebelumnya dijadwalkan tanggal 16 Agustus gagal karena dua tokoh utama Soekarno-Hatta terlanjur dibawa ke Rengasdengklok.

17 Agustus dan mistik
Sehari penuh, Soekarno dan Hatta berada di Rengasdengklok. Maksud para pemuda untuk menekan mereka, supaya segera melaksanakan Proklamasi Kemerdekaan terlepas dari segala kaitan dengan Jepang, rupa-rupanya tidak membuahkan hasil. Agaknya keduanya memiliki wibawa yang cukup besar.

Para pemuda yang membawanya ke Rengasdengklok, segan untuk melakukan penekanan terhadap keduanya. Sukarni dan kawan-kawannya, hanya dapat mendesak Soekarno-Hatta untuk menyatakan proklamasi secepatnya seperti yang telah direncanakan oleh para pemuda di Jakarta . Akan tetapi, Soekarno-Hatta tidak  mau didesak begitu saja. Keduanya, tetap berpegang teguh pada perhitungan dan  rencana mereka sendiri.

Di sebuah  pondok  bambu berbentuk panggung  di tengah persawahan Rengasdengklok, siang itu terjadi perdebatan panas.

"Revolusi berada di tangan kami sekarang dan kami memerintahkan Bung, kalau Bung tidak memulai revolusi malam ini, lalu ...".

"Lalu apa ?" teriak Bung Karno sambil beranjak dari kursinya, dengan kemarahan yang menyala-nyala. Semua terkejut, tidak seorang pun yang bergerak atau berbicara.

Waktu suasana tenang kembali. Setelah Bung Karno duduk. Dengan suara rendah ia mulai berbicara, "Yang paling penting di dalam peperangan dan revolusi adalah saatnya yang  tepat. Di  Saigon, saya sudah merencanakan seluruh pekerjaan  ini untuk dijalankan tanggal 17".

"Mengapa justru diambil tanggal 17, mengapa  tidak sekarang saja, atau tanggal 16 ?" tanya Sukarni.

"Saya seorang yang percaya pada mistik. Saya tidak dapat menerangkan dengan pertimbangan akal, mengapa tanggal 17 lebih memberi harapan kepadaku. Akan tetapi saya merasakan di dalam kalbuku, bahwa itu adalah saat yang baik. Angka 17 adalah angka suci. Pertama-tama kita sedang  berada  dalam bulan suci Ramadhan, waktu kita semua  berpuasa, ini berarti saat yang paling suci  bagi kita. tanggal 17 besok hari Jumat, hari Jumat itu  Jumat legi, Jumat yang berbahagia, Jumat  suci. Al-Qur'an diturunkan tanggal 17, orang Islam sembahyang 17 rakaat, oleh karena itu  kesucian angka 17 bukanlah buatan manusia".

Demikianlah antara lain dialog antara Bung Karno dengan para pemuda di Rengasdengklok sebagaimana ditulis Lasmidjah Hardi (1984:61).



Kembali ke Jakarta
Singkat cerita, setelah begadang merumuskan naskah proklamasi, pukul 05.00 pagi, Jumat, 17 Agustus 1945  rombongan dari Rengasdengklok kembali ke Jakarta.

Mereka, telah sepakat untuk memproklamasikan  kemerdekaan bangsa Indonesia hari  itu di rumah Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, pada pukul 10.00 pagi. Bung Hatta sempat berpesan kepada para  pemuda  yang bekerja pada pers dan  kantor-kantor berita, untuk memperbanyak naskah proklamasi dan menyebarkannya ke seluruh dunia (Hatta, 1970:53).

Menjelang pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan, suasana di Jalan Pegangsaan Timur 56 cukup sibuk. Wakil Walikota, Soewirjo, memerintahkan kepada  Mr. Wilopo untuk mempersiapkan peralatan yang diperlukan  seperti mikrofon dan beberapa pengeras suara. Sedangkan Sudiro memerintahkan kepada S. Suhud untuk mempersiapkan  satu tiang bendera.

Karena situasi yang tegang, Suhud tidak ingat bahwa di depan rumah Soekarno itu, masih ada dua tiang bendera dari besi yang tidak digunakan. Malahan ia mencari sebatang bambu yang berada di  belakang rumah. Bambu  itu dibersihkan dan diberi  tali. Lalu ditanam beberapa langkah saja dari teras rumah. Bendera  yang dijahit  dengan  tangan oleh Nyonya  Fatmawati  Soekarno sudah disiapkan. Bentuk dan ukuran bendera itu tidak  standar, karena kainnya berukuran tidak  sempurna. Memang, kain itu awalnya tidak disiapkan untuk bendera.
Fakta Terselubung Kisah Proklamasi, "Soekarno-Hatta Tidak Diculik"
Sementara  itu, rakyat yang telah mengetahui  akan dilaksanakan Proklamasi Kemerdekaan telah berkumpul. Rumah Soekarno telah dipadati oleh sejumlah massa pemuda dan rakyat yang berbaris teratur. Beberapa orang  tampak gelisah, khawatir akan adanya pengacauan dari pihak Jepang.

Matahari semakin tinggi, Proklamasi belum juga dimulai. Waktu itu Soekarno terserang  sakit,  malamnya panas dingin terus  menerus  dan baru  tidur  setelah selesai merumuskan teks Proklamasi. Para undangan telah banyak  berdatangan, rakyat yang telah menunggu  sejak pagi, mulai tidak sabar lagi. Mereka  yang diliputi suasana tegang berkeinginan keras agar Proklamasi segera dilakukan.

Para pemuda yang tidak sabar, mulai mendesak Bung Karno untuk segera membacakan  teks Proklamasi. Namun, Bung Karno tidak mau membacakan teks Proklamasi tanpa kehadiran Mohammad Hatta. Lima menit sebelum acara dimulai, Mohammad Hatta datang dengan pakaian putih-putih  dan langsung menuju kamar Soekarno. Sambil menyambut kedatangan Mohammad Hatta, Bung Karno bangkit dari tempat tidurnya, lalu berpakaian.  Ia  juga mengenakan stelan putih-putih. Kemudian keduanya menuju tempat upacara.

Marwati Djoened Poesponegoro (1984:92-94) melukiskan upacara pembacaan teks Proklamasi itu. Upacara itu berlangsung sederhana saja. Tanpa protokol. Latief Hendraningrat, salah  seorang  anggota  PETA, segera memberi aba-aba kepada seluruh barisan pemuda yang telah menunggu  sejak pagi untuk berdiri. Serentak semua berdiri tegak dengan sikap sempurna. Latief kemudian mempersilahkan Soekarno dan Mohammad Hatta  maju beberapa  langkah mendekati mikrofon. Dengan suara mantap dan jelas, Soekarno mengucapkan pidato pendahuluan singkat  sebelum membacakan teks proklamasi. 
Read More..

Inilah Penampakan Mahkluk aneh di Thailand

Posted by Jeje 0 komentar
(Antikepo)-Maha besar Allah dengan segal kuasanya, ia akn menunjukkan kekuasaannya kapan pun dimanapu, karena alam semesta ini hanya milikNya, tak terkecuali seperti kisah dibawah ini, makhluk aneh nan menyeramkan ditemukan di pedalaman hutan Thaoland, wujunya yang seperti siluman masih menjadi tanda tanya setiap orang yang melihatnya. Belum jelas lagi apakah ini binatang, manusia ataukah maklhluk lain, untuk lebih jelas simak artikel berikut.


Inilah Penampakan Mahkluk aneh di Thailand

Inilah Penampakan Mahkluk aneh di Thailand

Warga Thailand geger setelah menemukan makhluk jadi2an di pedalaman hutan, walaupun sudah mati namun warga sekitar masih merasa kesulitan untuk menjelaskan sebenarnya ini makhluk apa. Sekarang makhluk itu menjadi tontonan warga dan disembah oleh warga sekitar.

source
Read More..

Inilah Penampakan Hantu di Azan Magrib Trans TV

Posted by Jeje 0 komentar
(Antikepo)-Banyak sekali tempat – tempat yang mungkin menjadi tempat favorit hantu untuk menampakkan wujudnya ke dunia nyata, tak terkecuali di dunia maya.

Salah satunya yang terjadi di Trans TV pada saat adzan maghrib.Hantu nampak muncul saat panggilan hayya ala shalah berkumandang atau ajakan pada muslim untuk salat magrib.
Hantu yang mengenakan baju putih panjangd an rambut hitam panjang terurai itu tampak berjalan di sebelah kereta api.

Inilah Penampakan Hantu di Azan Magrib Trans TV

Inilah Penampakan Hantu di Azan Magrib Trans TV

Percaya atau tidak semua tergantung kepercayaan masing-masing, yang terpenting kita mempercayainya semata-mata untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada iman kepada Allah SWT.
Penasaran dengan hantu diatas? Simak saja saat adzan maghrib di Trans TV.

sumber
Read More..

Sejarah Keberadaan "Zombie"

Posted by Jeje 0 komentar

Zombie sebenarnya berasal dan muncul dari pulau Haiti di Karibia. Mereka adalah orang2 yang hampir mati, lalu dihidupkan kembali dari tubuh yang hampir mati tsb oleh para pendeta/dukun Voodoo (semacam ilmu ghaib/supranaturalnya suku-suku indian, tentunya ini pakai mantera-mantera).



(Antikepo)-Mereka biasanya digunakan sebagai budak selama sisa2 hidup mereka yang sangat meyedihkan. Seperti halnya manusia, zombie pun dapat bergerak, makan, mendengar, dan berbicara, namun mereka tidak memiliki ingatan dan wawasan tentang kondisi mereka.
Legenda tentang zombie telah beredar selama berabad-abad, namun baru pada tahun 1980 sebuah kasus baru didokumentasikan. Cerita ini dimulai pada thn 1962 di Haiti. Seorang pria yang bernama Clairivius Narcisse dijual kepada salah satu Dukun Voodoo oleh saudara laki2-nya, karena Clairvius menolak menjual bagian warisannya berupa tanah keluarga. Segera saja Clairvius dibuat meninggal dan dikuburkan. Namun, sebenarnya ia tidak benar2 mati, namun malah dijadikan zombie dan diperkejakan di perkebunan tebu bersama para pekerja zombie lainnya. Pada thn 1964, setelah pemilik zombie tsb meninggal, para zombie2 itu akhirnya menyebar dan mengembara melintasi pulau dalam keadaan “linglung” selama kurang lebih 16 tahun lamanya sebelum mereka2 ini ditangkap.
Dr.Wade Davis, seorang ahli etnobiologi dari Harvard University, memutuskan pergi Ke Haiti untuk meneliti kebenaran cerita tsb dan ketika tiba disana ia benar2 menemui beberapa dukun2 voodoo yang mempraktekkan cara pemuatan zombi. Intinya, buatlah mereka “mati” dan buatlah mereka “gila”, sehingga pikiran mereka dapat ditundukkan. Seringkali dukun2 tsb secara diam2 memberikan semacam obat2-an utk mencapai hal ini. Cara membuat mereka mati tidak seperti yang kita bayangkan, misalnya dibacok pakai celurit, atau dipukul pake benda tumpul ,dsb. Namun dengan cara yang cukup unik, yaitu dengan campuran kulit katak yang biasa disebut “bufo bufo bufo” dan ikan puffer (jadi intinya mereka ini tidak benar-benar mati, alias nyawanya masih ada). Campuran ini dapat ditambahkan pada makanan, atau dioleskan pada kulit, terutama pada kulit yang lembut dan tidak rusak dibagian dalam lengan dekat siku. Kemudian setelah beberapa menit, para korban akan “terlihat” seperti mati, dengan napas dan detak jantung yang sangat lambat dan lemah. Nah kalau sudah begitu, maka orang2 yang melihatnya mengira ia telah mati dan segera dikuburkan. Tapi ingat, mereka ini belum benar2 mati, mungkin hanya dukun2 yang menyebabkan mereka seperti itulah yang benar2 mengetahui kondisi sebenarnya.
Kemudian, setelah ia dikubur oleh keluarganya, para dukun harus menunggu terlebih dahulu selama kira2 beberpa jam untuk menggali dan kemudian mengambil jasadnya (tapi jangan terlalu lama karena mereka bisa mati beneran karena sesak napas didalam sana). Lalu bagaimana cara membuat mereka “gila”?, yaitu dengan memaksa mereka memakan sejenis pasta yang terbuat dari datura (rumput jimsons). Karena datura ini sifatnya memutus hubungan pikiran dengan realitas, dan kemudian menghancurkan seluruh ingatan yang ada.Setelah mengkonsumsi itu mereka akan kebingungan, tidak tahu ini hari apa, dimana mereka berada, bahkan dirinya sendiri ia tidak tahu. Nah, sekarang zombie yang telah berada dalam kondisi semipermanen menjadi gila, dijual ke perkebunan tebu sebagai budak pekerja. Mereka diberi datura lagi jika perasaan mereka terlihat mulai pulih. Jadi intinya, zombie yang sebenarnya itu bukan seperti yang digambarkan ddidalam game maupun film2 yang umumnya telah benar2 mati kaya vampire2 china yang bisa bangkit kembali, berjalan , lalu kemudian dapat bergerak menyerang manusia. Hal itu salah besar, zombie yang sebenarnya adalah seperti yang aku ceritakan diatas tadi.
Lalu bagaimana analisis Kimia-nya dari Pembuatan Zombie itu?
Para dukun2 voodoo menggunakan kulit katak bufo dan ikan pufer untuk membuat seseorang menjadi zombie. Kulit katak jenis “bufo bufo bufo” itu sangat berbahaya ,terdapat beberapa kandungan kimia yang bersifat racun mematikan didalamnya,yaitu biogenetik amina, bufogenin, dan bufotoksin. Sedangan ikan puffer dikenal di Jepang dengan nama Fugo. Racunnya disebut “tetrodotoksin”,racun saraf yang mematikan. Efek penghilang rasa sakitnya 160.000 kali lebih kuat daripada kokain. Memakan ikan jenis ini bisa membuat “Keblinger” karena kandungan racunnya. Di Jepang, banyak orang2 yang mati setelah menyantap ikan jenis ini, pada umumnya toksin tsb dengan cepat menurunkan suhu tubuh dan tekanan darah, selain itu dapat menyebabkan orang yang memakannya mengalami koma.
Sedangkan datura adalah sejenis rumput jimson (nama latinnya brugmansia candida), tumbuhan ini mengandung bahan kimia atropin, hyoskiamin dan skopolamin yang apabila dikonsumsi akan menyebabkan kita kehilangan ingatan. Bahkan jika mengkonsumsinya telalu banyak, kelumpuhan dan kematian akan mendatangi kita. Orang yang memberi bahan kimia diatas haruslah cukup terampil, harus bisa memperkirakan takaran secukupnya pada manusia yang mau dijadikan zombie supaya nantinya tidak mati beneran.
sumber
Read More..

Fakta terselubung tentang "Mahluk Legenda Nyaminyami"

Posted by Jeje 0 komentar
Fakta terselubung tentang "Mahluk Legenda Nyaminyami"

(Antikepo)-Nyaminyami adalah mahluk legenda berupa naga yang diyakini ada di Sungai Zambezi. Ada sebuah kisah aneh saat bendungan Kariba mulai dibangun tahun 1956. Rakyat Batonga mendiami lokasi proyek dan mereka yakin Nyaminyami akan marah.

Setahun setelah proyek dimulai, tiba-tiba banjir besar melanda dan menewaskan banyak pekerja. Bendungan yang sudah dibuat pun hancur. Para pekerja yang tewas hilang. Tim SAR tak bisa menemukan mereka. Lalu para tetua suku dipanggil. Mereka menerangkan soal kemarahan Nyaminyami dan harus memberinya tumbal. Akhirnya anak sapi disembelih dan dilarungkan di atas sungai. Keesokan harinya, mayat para pekerja muncul. Bendungan itu sendiri baru selesai pada tahun 1977.
Read More..

Mitos yang Dipercaya Bangsa Afrika, "Anansi"

Posted by Jeje 0 komentar
Mitos Terselubung yang Dipercaya Bangsa Afrika, "Anansi"
 

(Antikepo)-Di wilayah Afrika Barat, Anansi dikenal sebagai dewa penipu. Bentuknya seperti laba-laba. Tujuan dewa ini ingin membuat manusia bodoh dan terlibat dalam segala perbuatan jahat. Guna mencapai niatnya, Anansi menimbun semua kebijaksanaan di dunia ke dalam pot. Kemudian ia berupaya menyembunyikannya di atas pohon. Anansi mendorong pot ke atas pohon tapi selalu gagal.

Putra Anansi melihat hal ini dan memberi saran agar pot diikat di tubuh ayahnya agar gampang memanjat pohon. Anansi mengikuti saran anaknya, dan memang berhasil naik dengan mudah. Sayang, ia terpeleset dan jatuh. Kebijaksanaan di dalam pot pun berhamburan di atas tanah. Di saat yang sama, hujan turun dan menghanyutkan kebijaksanaan ke sungai hingga terus ke laut. Akhirnya semua orang dunia kembali memperoleh kebijaksanaan.
Read More..

Info Terselubung Tentang "Hula Hoop"

Posted by Jeje 0 komentar
(Antikepo)Hula hoop, permainan menggunakan alat seperti gelang besar dan diputar sambil badan bergoyang mengikuti gerakannya agar tak jatuh, sudah dikenal banyak orang. Selain digemari anak-anak, hula hoop makin populer sebagai alat olah raga pelangsing tubuh.
Namun, sudah tahukah Anda asal-muasalnya, mengapa disebut hula hoop, dan bagaimana kisahnya hingga begitu mendunia? 6 fakta di bawah ini akan menjawabnya.
Info Terselubung Tentang "Hula Hoop"
cmon.org
 
1.Hulahop adalah mainan berbentuk yang berputar di sekitar pinggang, tungkai atau leher. Hulahop untuk anak-anak umumnya berukuran diameter sekitar 28 inci, dan untuk orang-orang dewasa sekitar 80 inci. Bahan tradisional pembuat hulahop ini biasanya adalah semak dedalu, rotan, ranting anggur dan rerumputan kaku. Sekarang biasanya terbuat dari pipa plastik.


2.Konon menurut penelitian para ahli hulahop adalah permainan anak-anakyang sudah berasal dari ribuan tahun yang lalu. Anak-anak yang berasal dari Mesir kuno bahkan dari Yunani kuno telah bermain dengan menggunakan hulahop sejak 3000 tahun yang lalu. Suku Indian di Amerika juga telah memakai hulahop sebagai permainan anak-anak yang dapat menguji ketepatan memanah dan menombak sasaran. Pada kemudian hari, hulahop mulai banyak digunakan oleh orang dewasa untuk menjaga tubuh agar selalu bugar.


3.Hulahop terdiri dari kata hula yang berasal dari para pelaut yang mengunjungi Hawaii. Pemakaian kata hula dikarenakan para pelaut itu melihat bahwa terdapat kesamaan dari tarian hula-hula yang berasal dari Hawaii dengan cara bermain hulahop sendiri.


4.Pada awalnya hulahop dibuat dari rotan atau kayu. Karena adanya perkembangan jaman, pada tahun 1957, dibuatlah hulahop pertama yang terbuat dari plastik. Hulahop jenis ini banyak disukai dan langsung sukses bahkan hanya dalam beberapa bulan saja hulahop dari plastik ini dapat terjual hingga 100 juta buah.
Info Terselubung Tentang "Hula Hoop"
pattiesprimaryplace
5.Pada tahun 1957, sebuah perusahaan Australia mulai membuat ring dari kayu untuk dijual di toko-toko eceran. Alat ini menarik perhatian Wham-0, sebuah bibit perusahaan mainan dari California. Richard P. Knerr dan Arthur K. Melin, dari Wham-O, mulai memproduksi ring dari bahan plastik dalam berbagai warna-warna cerah. 
Knerr dan Melin dipromosikan selama berbulan-bulan pada tahun 1958 di sebuah taman bermain di selatan California di mana mereka akan melakukan demonstrasi dan memberikan ring secara cuma-cuma agar anak-anak dapat belajar dan bermain. 
 Ketekunan mereka membuat ”Hulahop” menjadi sebuah trend terbesar di negara-negara seluruh dunia yang pernah ada. Dua puluh lima juta item telah terjual dalam empat bulan! ”The Hulahop” diperkenalkan pada tahun 1958 dan membuat kedua orang itu menjadi sangat kaya.


6.Hulahop telah berkembang dari sekedar permainan anak-anak saja kemudian menjadi alat olahraga. Hulahop mulai dipertandingkan secara resmi. Dalam perlombaan ini, para peserta dinilai berdasarkan penampilan mereka. Penampilan ini dibagi menjadi gaya bebas dan gaya wajib.

Sumber:


Read More..

Tempat Unik Danau Yang Memakan Korban Ribuan Jiwa

Posted by Jeje Senin, 16 September 2013 0 komentar
Danau Nyos, danau luas yang terdapat di kawasan Kamerun, Afrika Barat. Kedalaman danau ini mencapai 157 m dengan bagian terdalamnya 208 meter. Ada banyak penduduk yang tinggal dilembah di sekeliling danau Nyos. Namun, pada tahun 1986, terjadi keanehan di pemukiman penduduk itu. Sekitar 1700 orang meninggal secara mendadak dan bersamaan. Yang lebih anehnya, semua penduduk yang meninggal itu tewas dalam posisi ketika sedang melakukan pekerjaan sehari-hari. Ada yang tewas sambil memompa air, sedang memasak dan ada juga yang tewas ketika sedang meminum segelas air. Beberapa orang yang selamat dari peristiwa itu menceritakan apa yang terjadi pada hari orang-orang tersebut meninggal.
Katanya, pada malam sebelum kejadian itu, udara tiba-tiba terasa hangat dan tercium bau seperti telur busuk. Masyarakat tidak terlalu memperdulikan kejadian itu. Dan tiba-tiba keesokan paginya, banyak mayat yang bergelimpangan ketika mulai sibuk dengan aktivitas harian mereka. Tidak ada yang tahu pasti apa yang menjadi penyebab kematian yang aneh itu. Namun para ahli menemukan, kalau warna air Danau Nyos berubah dari bening menjadi warna oranye terang.

Untuk mencari jawaban, para ahli kemudian meneliti Danau Craten di Oregon. Danau ini adalah danau terluas nomor tujuh di dunia. Luasnya mencapai 50 km persegi dengan kedalaman 594 meter. Sehingga digambarkan kalau Empire State dimasukkan ke danau ini, pasti akan tenggelam. Danau Craten menampung sekitar 19 triliun liter air. Sekitar 7700 tahun yang lalu, Gunung Mazame di tempat itu meletus dan melemparkan puncak gunungnya. Kawah inilah yang kemudian membentuk Danau Craten. Namun, ternyata aktivitas gunung Mazame masih tetap mempengaruhi danau tersebut. Karena dibawah danau ternyata masih terdapat kolam-kolam bekas magma yang masih tetap panas. Para ahli menemukan bahwa suhu air di dasar danau lebih hangat beberapa derajat, kadar garamnya juga sepuluh kali lebih pekat dan MENGANDUNG BANYAK CO2. CO2 ini kemudian merembes dari celah-celah kerak bumi dan menuju ke kawah yang kini telah menjadi danau. Namun, keberadaan air telah menghalangi CO2 itu naik ke udara. Kalaupun ada sedikit yang terlepas, masih bisa hilang terbawa hembusan angin. Sehingga tidak terlalu membahayakan.

Proses pergantian musim juga sangat mempengaruhi. Pada musim dingin, perputaran air akan terdorong ke bawah karena suhu dibawah lebih hangat. Sebaliknya pada musim panas, perputaran air akan naik ke atas. Siklus inilah yang kemudian membuat munculnya lapisan-lapisan air yang berbeda kadar kepadatannya. Lapisan air yang paling bawah lebih pekat daripada yang diatas. Di lapisan air yang paling bawah inilah CO2 yang mengalir dari dasar bumi itu tertahan. CO2 tidak bisa naik lebih tinggi karena perbedaan kepekatan air di lapisan atasnya. Sehingga berkumpul dan terakumulasi selama puluhan tahun dan menjadi sangat banyak di lapisan air yang paling bawah.

Fenomena ini kemudian ditemukan juga pada Danau Horseshoe yang berukuran lebih kecil dari Danau Craten. Pohon-pohon yang tumbuh di sekitar danau itu mengering dan akhirnya mati. Setelah diselidiki, ternyata kadar CO2 di danau ini mencapai 100 ton/hari dan meresap ke tanah. Inilah yang membuat pohon-pohon di sekitarnya mati. Para ahli kemudian melakukan percobaan dengan menggali sedikit tanah di tepi danau itu lalu mencoba menyalakan api. Namun, akibat pekatnya kadar CO2 nya, api langsung padam begitu didekatkan dengan tanah. Ternyata akumulasi CO2 yang sudah sangat banyak di danau itu akhirnya meluap dan menyebabkan danau itu menjadi sangat berbahaya. Namun, kadar CO2 di Danau Horseshoe tidak terlalu membahayakan manusia, karena batas kadar yang membahayakan adalah 1,75 juta ton. Dan ini hanya akan terjadi pada peristiwa gunung meletus.

Penemuan-penemuan inilah yang kemudian membantu para ahli untuk bisa menyimpulkan apa yang terjadi di Danau Nyos. Malam hari sebelum peristiwa itu, ada sebuah tebing di tepian danau, runtuh dan masuk ke air. Diperkirakan reruntuhan tebing ini telah menggoncang lapisan-lapisan air. Sehingga lapisan paling dasar yang dipenuhi dengan CO2 menjadi pecah dan mengalirkan CO2 dalam jumlah besar ke permukaan danau.

Keesokan paginya aliran CO2 ini kemudian memasuki wilayah pemukiman penduduk. Dan karena CO2 tidak berwarna dan tidak berbau, penduduk tidak menyadari kedatangannya. Itulah yang menyebabkan banyak penduduk yang tewas ketika sedang mengerjakan kegiatan hariannya. CO2 ini seperti pembunuh yang mengintai diam-diam. Mungkin hanya segelintir orang saja yang menyadari adanya bahaya tak kasat mata yang terdapat di dasar danau yang terlihat sangat indah di permukaannya itu. Tanpa mereka sadari, mereka
telah menghirup CO2 yang berasal dari lapisan paling dasar danau, yang telah terakumulasi selama puluhan tahun. Dan banyak sekali orang yang meninggal karena itu.
Read More..

Ditemukannya Roda Kereta Yang Di Duga Milik Fir'aun

Posted by Jeje 0 komentar
Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt pada ahir tahun 1988 silam mengklaim bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah.

Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Firaun yang tenggelam dilautan tersebut saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya.





Read More..

Inilah Misteri dan Asal Usul Planet Nibiru

Posted by Jeje Minggu, 15 September 2013 0 komentar

Apakah planet nibiru merupakan berita hoax terbesar yang pernah ada? Ataukah ternyata memang benar keberadaannya? Sehingga saat ini planet nibiru disebut-sebut sebagai bakal menjadi penyebab bencana terbesar bumi. Mari kita urut asal usul dan misteri planet nibiru dari awal kemunculan kisahnya.


Tahun 1846 

Pada tanggal 30 September 1846, satu minggu setelah planet Neptunus ditemukan, seorang ahli matematika Perancis bernama Le Verrie mengumumkan kemungkinan masih adanya planet lain di tata surya kita yang belum ditemukan. 

Ia menggunakan teori mekanika Newton untuk mengukur gangguan orbital Neptunus dan menyimpulkan bahwa gangguan ini pastilah disebabkan oleh gaya gravitasi planet lain. 

Pada 10 Oktober tahun yang sama, Triton, bulannya Neptunus ditemukan. Dengan penemuan Triton, maka para astronom dapat menghitung kembali massa planet Neptunus. Namun diluar perkiraan mereka, mereka menemukan massa Neptunus lebih besar 2% dari yang diperkirakan. 

Perhitungan ini sudah memasukkan pengaruh gravitasi Uranus. Bahkan ketika pluto ditemukan pada tahun 1930, para ilmuwan menyimpulkan bahwa pluto tidak cukup besar untuk mempengaruhi massa Neptunus. 

Jadi astronom kembali berusaha mencari planet lain yang dianggap bertanggung jawab atas gangguan massa Neptunus. 

Planet lain yang belum ditemukan itulah yang disebut planet X. Jadi planet X sesungguhnya adalah sebuah penyebutan planet yang dipercaya ada, namun belum ditemukan. Konsep ini sesungguhnya telah ada sejak tahun 1840an. Bukan sesuatu yang baru. Misteri anomali massa Neptunus terus bertahan hingga tahun 1980 


Tahun 1976 

Sebuah buku kontroversia; berjudul “The twelfth Planet” diluncurkan oleh Zecharia Sitchin. Dalam bukunya, Sitchin menginterpretasikan kembali tulisan Sumeria kuno yang telah berumur 6.000 tahun dengan mengganti nama dewa-dewa Sumeria dengan nama-nama planet hipotetis. 

Menurut Sitchin, pada masa sebelum ada planet bumi, ada sebuah planet yang bernama Tiamat yang terletak di antara Mars dan Jupiter. Suatu hari orbit Tiamat dimasuki planet raksasa lainnya yang besarnya sekitar 20 kali Jupiter. Planet ini bernama Nibiru. Nibiru sendiri berarti “tempat persimpangan” atau “tempat terjadinya transisi”. 

Perjumpaan ini menyebabkan Tiamat bertabrakan dengan salah satu bulan Nibiru. Pecahan dari tabrakan ini menyebabkan terbentuknya planet Bumi. 

Menurut Sitchin, Nibiru adalah tempat berdiamnya satu ras alien yang bernama Annunaki yang memiliki periode orbit 3.630 tahun mengelilingi matahari. Annunaki yang selamat dari tabrakan itu kemudian datang ke bumi. Lalu ceritanya berkembang. 

Annunaki konon katanya memodifikasi genetika primata di bumi dengan cara mencampurnya dengan gen mereka sendiri untuk menciptakan homo sapiens (manusia) sebagai budak mereka. 

Ketika Annunaki meninggalkan bumi, mereka membiarkan manusia (yang merupakan primata hasil modifikasi genetika) memerintah bumi hingga mereka datang kembali ke bumi. Para pengikut Sitchin kemudian mengambil konsep dan istilah planet X untuk menggambarkan planet Nibiru. Bagi mereka Planet X yang sedang dicari-cari sesungguhnya adalah Nibiru. 

Inilah pertemuan pertama antara konsep Planet X dan Nibiru. 

Para pengikut Sitchin kemudian juga menghubungkan kedatangan kembali Nibiru dengan perhitungan kiamat kalender suku Maya. Mereka kemudian menyimpulkan bahwa Planet Nibiru akan masuk ke orbit bumi pada tanggal 21 Desember 2012. 

Ingat bahwa gravitasi planet akan mempengaruhi planet lain yang didekatnya. Nibiru yang disebut memiliki besar 20 kali Jupiter dipastikan akan membawa kehancuran bagi planet bumi. 


Tahun 1980an 

NASA mengumumkan bahwa anomali massa Neptunus ternyata adalah sebuah kesalahan pada data observasi. Setelah data tersebut diperbaiki, maka tidak lagi ditemukan kesalahan orbital. Misteri yang bertahan sejak 1840an terpecahkan. Wacana Nibiru dan kiamat 2012 mulai tenggelam perlahan-lahan. 


Tahun 1983 

Headline media-media menulis bahwa dua astonom bernama Neugebauer dan Houck menemukan sebuah planet yang seukuran Jupiter melanglang buana di antariksa sekitar 2 miliar kilometer dari matahari. Orang-orang mulai bertanya-tanya, apakah ini mungkin tanda keberadaan Nibiru. 

Namun ternyata media salah! Neugebauer dan Houck hanya mengatakan bahwa mereka menemukan ketidakberaturan dalam spektrum infrared. Ini bisa berarti apa saja, mulai dari sebuah planet hingga sebuah galaksi. 


Tahun 1994 
Seorang peneliti dan astrolog bernama John Major Jenkins menerbitkan sebuah buku yang berjudul “Tzolkin : Visionary Perspectives and Calender Studies” 

Dalam bukunya ia menafsirkan arti periode-periode kalender Maya. Bukan sesuatu yang baru, namun Jenkins kembali mempopulerkan konsep kalender maya yang telah dipopulerkan sebelumnya oleh Michael D Coe. 

Jenkins dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab dalam penyebaran kembali konsep kiamat 2012. Kiamat 2012 kembali mendapat perhatian dunia, didorong oleh publikasi buku Jenkins. 


Tahun 1995 

Seorang paranormal bernama Nancy Lieder mengklaim bahwa ia diperingatkan oleh suatu ras alien yang tinggal di sebuah planet yang terletak di sistem planet Zeta Reticuli bahwa Nibiru akan menghancurkan bumi pada Mei 2003. 


Tahun 2003 

Ramalan Nancy Lieder meleset. Mei 2003, dunia tidak kiamat. Nancy Lieder mengkoreksi ramalannya menjadi tahun 2012. 


Tahun 2005 

Nasa mengumumkan bahwa pada tanggal 21 Oktober 2003 sebelumnya telah ditemukan sebuah planet baru kesepuluh yang diberi nama Eris. Orang-orang segera mengasosiasikannya dengan Nibiru. 


April 2006 

Arti kata Planet didefinisikan ulang. Berdasar pada definisi baru ini, Eris masuk kedalam kategori planet mini bersama Pluto. Lagipula karakter Eris sangat jauh dari Nibiru. Periode orbit Eris hanya 556,7 tahun. 


Tahun 2007 - Sekarang 

Konsep kiamat 2012 kembali dihidupkan oleh beberapa buku populer. Namun kali ini, Nibiru bukan dianggap sebagai penyebab kiamat, melainkan badai matahari (solar maximum). Nibiru hanya menjadi wacana sampingan, tertutup oleh popularitas badai matahari.


Sumber :


yafi20.blogspot.com
Read More..

Roopkund, Misteri Danau Tengkorak di Pegunungan Himalaya

Posted by Jeje 0 komentar
Terselip di sudut terpencil di Himalaya pada ketinggian 5.029 meter (16.500 kaki) di negara India Uttarakhand, Roopkund memegang misteri yang sangat menarik. 

Lebih dikenal sebagai 'Danau Tengkorak' sejak penjaga taman nasional datang ke tempat ini dan menemukan sebuah kuburan massal berisi sekitar 300-600 kerangka. 


Setelah penemuan mengagumkan tahun 1942 ini , danau tengkorak Roopkund telah menghasilkan sensasi fenomenal. Sebuah danau beku yang jauh dan tak dihuni, yang membutuhkan empat hari perjalanan untuk mencapainya dari lokasi desa yang terdekat, telah menjadi hotspot untuk studi dan spekulasi baru. 

Proses penanggalan karbon dilakukan pada kerangka-kerangka ini mengungkapkan bahwa kerangka-kerangka manusia ini mati sekitar abad ke-12 sampai 15. 

Pada dasarnya, diasumsikan bahwa kematian tersebut disebabkan oleh beberapa bentuk bencana alam seperti longsor, badai salju atau epidemi. Namun, kontroversi, masih berkembang hingga saat ini dikalangan penduduk lokal, antropolog dan sosiolog.


Sebagian orang menghubungkannya dengan cerita rakyat lokal. Yang Lain memperkirakan bahwa kerangka-kerangka tersebut berasal dari berbagai sebab seperti orang-orang dari Tibet yang mengembara atau pedagang yang telah tersesat, dan orang yang melakukan ritual bunuh diri, serta tentara yang kalah, dll.


Pada tahun 2004, sebuah tim ilmuwan Eropa dan India dikirim oleh National Geographic Channel mengunjungi Roopkund untuk melanjutkan penelitian. Penelitian mereka telah menggali petunjuk menarik dan informasi. Bagian dari temuan mereka termasuk harta antropologis seperti mayat yang terawat baik, perhiasan, tulang dan tengkorak.



Dengan melakukan tes DNA pada kerangka-kerangka ini para ahli telah menemukan bahwa kerangka-kerangka ini milik dua kelompok yang berbeda. Satu kelompok ditandai dengan perawakannya lebih pendek dilihat dari kerangkanya sementara yang lain secara signifikan lebih tinggi. 

Kelompok pertama kemungkinan adalah pengrajin lokal atau porter, sementara yang termasuk kelompok kedua kemungkinan anggota dari klan yang sama dengan kelompok pertama.


Penanggalan radiokarbon yang lebih baru yang dilakukan tim NGC, mengungkapkan bahwa telah ada kesalahan data kronologis pada penanggalan yang dilakukan sebelumnya. Kerangk- kerangka ini dianggap berasal dari abad ke-9. 

Para ilmuwan dari London dan Hyderabad memeriksa tengkorak untuk mengetahui apakah kerangka-kerangka tersebut mengalami patah tulang, yang mereka anggap sebagai hasil dari hujan badai yang disertai bola bola es (hailstorm) secara tiba-tiba. Bola es yang terjadi disini volumenya luar biasa besar - rata-rata seukuran bola tenis.



Tidak heran bahwa siapa pun yang terkena Hailstorm di Garhwal Himalaya tanpa ampun akan binasa. Udara beku dan hantaman bola-bola es besar memberikan kontribusi terhadap holocaust mereka. 

Dan diperkirakan bahwa lebih dari sekali, longsor telah melanda Roopkund sejak kematian orang orang itu. Longsor inilah yang mengubur beberapa mayat ke dasar danau, dimana mayat-mayat tersebut masih ditemukan utuh, terawetkan di bawah es.


Jika pun teori penyebab kematian tragis ini benar, ada satu pertanyaan lagi yang menyusul dan membingungkan. Yaitu tentang kemana orang-orang ini pergi. Roopkund bukanlahh sebuah daerah historis signifikan dan tidak ada jejak dari setiap rute perdagangan ke Tibet telah ditemukan disini. Roopkund juga bukan situs untuk ziarah yang menarik sekelompok besar orang.


Namun, film dokumenter 'Danau Tengkorak' yang dibuat oleh National Geographic Channel (NGC) telah mementahkan asumsi ini. Di Film ini NGC mengklaim bahwa Roopkund adalah tempat untuk festival agama Garhwali yang disebut 'Nanda jaat yatra' yang diadakan di setiap 12 tahun. 

Sebuah prosesi yang terdiri dari seekor domba jantan bertanduk empat yang baru lahir dianggap sebagai titisan seorang Dewi diarak dari desa terdekat dan dibawa menuju Roopkund.


Kemungkin kerangk- kerangka di danau ini adalah mereka para pemuja yang berpartisipasi dalam prosesi massal beberapa abad yang lalu. Dari cerita rakyat, mengatakan bahwa seorang raja tertentu telah berpartisipasi dalam ritual 'yatra' dengan membawa para penari perempuan. Namun hal ini telah menyinggung Nanda Sang Dewi, sehingga menimpakan hailstorm kepada mereka.


Cerita rakyat tersebut mungkin hanyalah dongeng belaka, tetapi sangat mungkin bahwa setidaknya tubuh yang lebih tinggi adalah tubuh para anggota kerajaan dan tubuh yang lebih pendek, yang terserak di seluruh danau adalah porter lokal yang kemungkinan semuanya tewas terkena hailstorm.

Apapun penyebab kematian mereka, tidak ada yang benar-benar tahu apa yang menyebabkan begitu banyak orang melakukan sebuah perjalanan yang jauh dan melelahkan berabad-abad lalu.


Sumber :

Read More..

Total Tayangan Halaman